Senin, 01 Mei 2017

Setiap Hari Sibuk Mengeluh (Hari ke #21 - #30DWCJilid5) #Day121


Sungguh sangat sia-sia hidupmu di dunia ini, jika setiap hari hanya kamu habiskan dengan mengeluh dan mengeluh terus. Dari pagi hari saat baru bangun tidur mengeluh, hingga malam hari mau tidur pun masih tetap mengeluh. Percayalah, hidupmu tidak akan mungkin bertambah baik dan sukses, jika setiap hari kamu sibuk mengeluh. Ingatlah, mengeluh hanya akan membuat hidupmu bertambah susah dan sulit untuk bahagia.


Memang sih yang namanya mengeluh itu manusiawi banget, semua orang pasti pernah mengeluh. Satu kali atau dua kali mengeluh, mungkin tidak apa-apa bagi kehidupanmu. Tapi jika kamu setiap hari sibuk mengeluh, maka hidupmu akan semakin bertambah susah. Mengapa bertambah susah? Karena apa yang sering kamu keluhkan itu, justru malah akan semakin “betah” hadir dalam kehidupanmu.


Mengeluh itu memang “enak” dan membuat orang kecanduan. Kalau orang sudah kecanduan mengeluh, maka dia setiap hari akan mengeluh, pokoknya tiada hari tanpa mengeluh dalam hidupnya. Ada saja hal yang dikeluhkan dalam hidupnya, misalnya mengeluhkan tentang pekerjaannya, tentang pasangannya, tentang anak-anaknya, tentang teman-temannya, bahkan juga sering mengeluh tentang negara tempat tinggalnya.


Yuk berhenti mengeluh sekarang juga! Sibuk mengeluh tak ada gunanya dalam hidup di dunia ini. Karena semakin kamu sering mengeluh, masalah yang sedang kamu alami tak akan mungkin terselesaikan. Tapi justru akan bertambah  satu masalah lagi. Daripada kamu sibuk mengeluh setiap hari, lebih baik waktumu kamu gunakan untuk SIBUK BERSYUKUR dengan apa-apa yang sudah kamu punya saat ini.



“Karena kamu setiap hari terlalu sibuk mengeluh, makanya kamu jadi lupa untuk BERSYUKUR dan MENIKMATI HIDUP yang indah di dunia ini.” (Dani Kaizen)



Penulis : Dani Kaizen

Purbalingga, Senin 01 Mei 2017, Jam 23.23 WIB 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mampir di blog ini dan telah membaca artikel yang saya tulis diatas. Silahkan tinggalkan jejak kamu di kotak komentar, agar saya juga bisa mampir dan membaca tulisan di blog kamu. (untuk komentar dari blog kesehatan/penjual obat, maka saya anggap SPAM)

*Salam Blogger :-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...